Korban badai Ngantang

Written by r88ney on February 20, 2008 – 1:11 pm -

Pagi ini Dantok, temenku yang lagi PKL di Cilacap, langsung nge-BUZZ!!! begitu aku online. “Kalo ada Yoga, tolong suruh dia online!” gitu kira-kira pesannya. Secepat kilat aku berteriak “Joy!! Ajoy!!!” sambil lari keluar mencari si Ajoy alias Yoga yang akhirnya kutemukan sedang tergeletak di lantai Workshop dengan wajah setengah ngantuk. “Disuruh online sama Dantok!” gitu kira-kira omonganku. “Sek, aku adus disek (sebentar, aku mandi dulu)”, gitu kira-kira jawaban Ajoy sebelum aku tinggal ngeloyor kembali ke depan notebook, sambil ngetik balasan buat Dantok yang kira-kira berbunyi “areke adus disek (maksudnya Yoga mau mandi dulu)”.

Beberapa menit kemudian Dantok kembali menge-BUZZ!!! disertai pesan yang kira-kira berbunyi “ndi areke?” (maksudnya mana Yoga? Kok belum online?) Begitu aku keluar, terlihatlah bung Ajoy tergeletak di atas lantai, mata tertutup, tubuh tak bergerak. Dan kisah korban badai Ngantang dimulai…

Kemarin arek-arek Workshop dan RisTIE beramai-ramai pergi ke Ngantang, mengunjungi arek-arek Teknik yang lagi KKM. Dengan bersepeda motor, Wam memimpin arek-arek melalui dinginnya udara Batu yang menusuk tulang, kencangnya tiupan angin badai yang bahkan sanggup menerbangkan seorang Ajie (atau Batiar), dan jalanan berkelok-kelok di Pujon yang menyimpan kejutan di setiap tikungannya. Semuanya ditempuh demi arek-arek MABA Teknik dan para panitia KKM XXX yang sedang bekerja keras membanting tulang dan memeras keringat di bawah teriknya matahari Ngantang demi menyelesaikan proyek bagi masyarakat setempat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Masyarakat.

Singkat kata singkat cerita, arek-arek sampai di Ngantang, melakukan sesuatu, dan pulang kembali ke Malang. Dan pagi ini aku menemukan beberapa korban badai Ngantang dan inilah identitas mereka:

1. Radhana Dwi Wibowo

  • Angkatan: 2003
  • Afiliasi: Workshop HME TEUB
  • Kondisi: Tergeletak dalam keadaan tidak sadar di atas lantai Workshop
  • Status Y!M: Not online

2. Wirawan Hidayatullah

  • Angkatan: 2004
  • Afiliasi: RisTIE (Ketua Umum periode 2007-2008)
  • Kondisi: Tergeletak dalam keadaan tidak sadar di atas “karpet” RisTIE
  • Status Y!M: Online (korban badai Ngantang, ngantuk blom tidur, dan semoga tidak tertidur..)

Cat: Status Y!M ini yang kami jadikan sebagai bukti bahwa mereka berempat menjadi korban badai Ngantang

3. Triaji Surya Permadi

  • Angkatan: 2004
  • Afiliasi : RisTIE (Ketua Divisi Web Development periode 2007-2008)
  • Kondisi: Sadar saat ditemukan, saat ini dalam kondisi tidak sadar, tergeletak di atas “karpet” RisTIE di dekat korban kedua
  • Status Y!M: Online (cuma standby aja… aq tidur dulu yah?)

4. Yoga Eka Ari Permana

  • Angkatan: 2004
  • Afiliasi: RisTIE (Ketua Divisi Networking & Operating System periode 2007-2008)
  • Kondisi: Sadar saat ditemukan, dapat diajak bicara, saat ini dalam kondisi tidak sadar dan tergeletak di atas lantai Workshop di dekat korban pertama
  • Status Y!M: Not online

Hingga saat berita ini dirilis belum ada kejelasan mengenai kondisi beberapa korban seperti saudara M. Hanif Bachtiar yang kemungkinan besar sudah diambil oleh keluarganya.

PS: Kisah di atas merupakan cerita fiksi yang dibuat berdasarkan kisah nyata (based on true story), jadi sebagian benar sebagian lagi tidak, sehingga jika ada yang protes “ceritanya nggak gini” atau “aku gak ngomong gini” anggap saja itu bagian fiktif dari kisah “Korban Badai Ngantang”.


Tags: , ,
Posted in My Story |

4 Comments to “Korban badai Ngantang”

  1. ubie Says:

    wkakakak kapok tu arek2 budal nang ngantang …

  2. pepunk Says:

    wiiyyyy…

    pengen nang ngantang…

    smangat bwt kalian kawan!!

  3. eri Says:

    weh… langsung dilaporkan dari TKP. heheh!

  4. Wirawan (wam) Says:

    waaaah.. seru nih ceritanya..!!

    jadi inget2 lagi peristiwa saat itu..

    :)

    thnx bro..

Leave a Comment